
Mengetahui gambar karya Fay, yang dibuat pake komputer (Paint Brush), dilaminating Ayah, Fay jadi ketagihan menggambar. Kali ini, Fay menggambar pake pulpen, dan diwarnai pake pensil gambar.
Gambarnya ada dua. Pertama gambar abstrak, semacam vignet (Entah apa, hanya Fay yang tahu). Kedua, gambar rumah, pohon, dan rumput.
Gambar kedua diberinya judul, "House..."
Lalu Fay bertanya sama Ayah, "Pohon bahasa Inggrisnya?"
"Tree," jawab Ayah.
"Rumput bahasa Inggrisnya?" tanyanya lagi.
"Grass," jawab Ayah lagi.
Fay pun memberi judul gambar keduanya, "House, Tree Grass."
Nah, setelah selesai, Fay meminta kedua gambar itu dilaminating. Mulanya dia menyangkan, melaminating gambarnya dilakukan dengan melapisi pake map plastik transparan yang diberi isolasi di sekelilingnya.
Tapi setelah diterangkan, bahwa untuk melaminating itu, gambar harus dibawa ke tukang laminating (tukang fotokopi), barulah Fay mengerti, dan mau menyerahkan gambarnya untuk dilaminasi.
Dengan menumpang si Tornie, Fay dan Ayah pun berangkat ke tukang fotokopi di tepi jalan raya Kemang (Bogor).
Waktu berangkat sekolah kemarin, Fay memasukkan hasil karyanya itu ke dalam tas sekolahnya. Ibu dan Ayah mengerti, pasti Fay mau pamer gambarnya itu pada teman-teman kelasnya.
Benar saja. Menurut guru bantunya yang baru, Ibu Anggun, Fay mengeluarkan gambarnya itu di kelas. Teman-temannya mengaguminya, bahkan sempat menunjukkannya pada guru kelas 3 Al Fath --kelas Fay sekarang-- Bu Karni. Ada-ada aja. :)
image: karya Fay dengan komputer. Katanya, judulnya "Bidang Umum"