Amazing Fay

Catatan Harian Fairuz Khairunnisa'

Wednesday, August 15, 2012

Salah Sendiri...


Jul 14, '11 11:22 AM

Kalau sedang mengerjakan "proyek" menganyam tali kur, Fay memerlukan seseorang asisten orang dewasa yang bertangungjawab. Tugas asisten itu membantu Fay menggunakan lilin dan korek api untuk menyambung tali kur dan mengawasi penggunaan gunting agar tidak Fay gunakan menggunting sembarangan benda-benda yang tidak seharusnya digunting, termasuk rambutnya sendiri.
Selama liburan di rumah ayahku, Fay biasanya minta tolong, kalau bukan kepadaku, ya ke Aan (PRT ayahku), untuk mengasisteninya menganyam tali kur. Ketika ditanya, Fay bilang sedang membuat tempat pensil. Tempat pensil yang berukuran kecil itu, sudah hampir sebulan dikerjakan nggak selesai-selesai. Kelihatannya dia sudah tak tertarik lagi dengan hasil akhirnya, melainkan prosesnya. Proses memutus-sambungkan tali kurnya, dengan bantuan kami.  Hiks...
Kalau sedang diasisteni Aan, Wanda biasanya turut menemani. Wanda adalah putri Aan, yang baru berusia 2 tahun. Tadi siang entah mengapa, mungkin Wanda menghalangi atau sedang minta perhatian ibunya, Fay tiba-tiba mendorong Wanda dengan tangan kirinya.
Spontan anak kecil yang memang kolokan itu menangis keras-keras. "Huwaaaa! hoaaaaa!"  Aan juga lapor ketika sore, entah sengaja atau tidak, Fay menginjak kaki Wanda. Akibatnya, Wanda langsung menjerit. Rupanya ia sakit hati. Jadinya tak rela kalau ibunya diminta Fay menjadi asistennya.
Nah lo, salah sendiri Fay, jadinya Fay kehilangan asisten potensial deh. Hehehe.

Labels: , , ,

Fay: Namanya Ais!


Jul 9, '11 1:16 AM

Wanda, anak PRT di rumah ayahku cengeng sekali. Padahal ortunya sudah mengganti namanya (dari tadinya Dewi Anjani) dengan alasan agar dia tidak terlalu cengeng. Ternyata penggantian nama itu sama sekali nggak berpengaruh apa-apa. Wanda tetap cengeng.  Dikit-dikit hooaaaa, dikit-dikit hoaaaa, suaranya kayak anak yang jatuh kesakitan atau dipukulin. Padahal cuma ditowel sedikit atau dikeramasin sama ibunya.
Selain itu, dia minta digendong terus sama ibunya. Ibunya harus terus ngegembol dia sambil melakukan tugas-tugasnya: mencuci baju, mengepel, menyeterika. Kebayang pegelnya mengerjakan pekerjaan rumah tangga sambil menggendong gembolan seberat 11 kiloan itu.
"Ais, ais, ais!" katanya, setiap meminta digendong (ais = gendong, Bhs Sunda), sambil terus mengikuti ibunya.
Memang, salahku sih menyuruh dia membawa Wanda, yang baru berumur 2,5 tahun itu, sambil dibawa kerja. Habis, sebelumnya Wanda dititipkan sama omnya yang masih remaja itu. Ngeri juga kan? Aku khawatir kenapa-kenapa. Zaman sekarang gitu loh.
Nah, tadi pagi Fay ditanya oleh ayahnya: "Siapa itu Fay?" kata ayahnya sambil menunjuk ke Wanda. "Ais!", jawab fay dengan cuek. Rupanya, Fay menyebutnya si Ais, saking seringnya dia menyebutkan kata itu. Hehehe.
Foto: Fay dan Wanda [tianarief]

Labels: , , ,