Fay Menjahit
for everyone |
Catatan Harian Fairuz Khairunnisa'
for everyone |
Selesai membantu ayahku, aku kembali ke kamar tempat Fay berada. Oh ternyata! ...
sejumput
besar rambut Fay sudah tergeletak di lantai, berserakan dengan potongan
tali kur, lilin, dan korek api. Fay sedang tertawa-tawa puas. Mungkin
karena "berhasil" memotong rambutnya sendiri --sesuatu yang
dia usahakan selalu, begitu ada kesempatan.
Seharusnya
aku tetap waspada, karena tadi sudah ada gelagat ke arah itu. Selagi
melipat mukena sehabis shalat maghrib, Fay asik memlintir-mlintir
rambutnya, mengikatnya, lalu menariknya hingga putus.
Aku begitu gregetan sama diri sendiri, kenapa selalu kecolongan dan tidak waspada. Itu karena aku lengah!
Labels: anyaman tali kur, Fay, gunting, rambut
Labels: alis, apih, Fay, gunting, jahitan, klinik, ko, luka, rambut