Lebih dari sebulan ini Fay tak lagi bersekolah, karena shadow
teacher (guru pendamping)-nya cuti melahirkan, dan kami belum juga
menemukan gantinya. Tanpa guru pendamping, Fay susah untuk bersekolah,
dan sekolah pun tak mengizinkannya. Dan sudah sebulan pula ayahku,
apihnya Fay, masuk rumah sakit, tak lama setelah asisten di rumah beliau
mengundurkan diri.
Sewaktu Apih di rumah sakit, aku tak bisa
maksimal menemaninya, karena Fay tak bersekolah. Sewaktu terakhir kali
ayahku masuk rumah sakit, aku masih bisa menjenguknya dan menemaninya
setiap hari, selama jam sekolah Fay.
Kemarin ayahku pulang dari
rumah sakit. Kami memutuskan, sementara ini tinggal di rumah beliau
karena tak ada yang merawatnya di siang hari kalau adikku bekerja.
Tadi
pagi aku masak sayur sop, dan Fay sibuk mengincar pisau yang sedang aku
gunakan. Sepertinya dia berencana bermain-main dengan pisau
(mengoyakkan baju yang memang sudah koyak sebelumnya).
Daripada aku tidak fokus karena harus memperhatikan masakan dan Fay, aku karyakan saja.

Fay
aku suruh memotong-motong sayuran. Dia asyik mengerjakannya, karena
pada dasarnya dia sudah bisa memotong, dan cukup perfeksionis. Setelah
selesai memotong-motong sayuran, dia mulai ribut lagi.
Terus aku
suruh dia menumis bawang, masukkan jamur, beri air, masukkan sayuran
yang agak keras dulu, lanjut dengan sayuran yang mudah lunak. Sip,
selesai deh masakan pertama Fay.


Fay berpose dulu selagi mengiris jamur

Konsentrasi penuh, biarpun ngirisnya beda potongannya dengan ibu


Menumis jamur with style.


Sudah mateng belum ya?
Labels: bantu, dapur, Fay, ibu, masak